HALIMAH BINTI MASDARI

Sabtu, 01 April 2017

BINTANG BERSINAR


BINTANG
*****
Kau tahu, tiap tengah malam, apa yang aku lakukan?
Kau tahu...
Aku suka di halaman rumah.
Jangan tanyakan untuk apa?
Coba kau amati...
Suatu saat nanti, aku akan tidur di atas tikar dan menghitung bintang sembari mengagungkan nama Tuhan bukan lagi sendiri, melainkan bersama engkau yang namanya tertera di laukh mahfud bersamaku.
Kau tahu...
Mengapa aku suka menghitung dan memandangi bintang di tengah malam?
Bahkan...aku merasa sedih saat langit tanpa bintang.
Kau tahu...
Filosofi bintang dan bumi.
Bintang itu baik hati ya?
Bagaimana tidak?, coba kau pandang perlahan, lalu kau amati...
Bintang dengan baik hati menyinari bumi saat bumi dalam kegelapan di malam hari...
Tanpa memberikan panas.
Malam menjadi lebih terang dengan bintang....
Namun tiada terik panas yang menyengat...
Bintang bersinar tanpa menuntut balasan...
Kau tahu...
Cintaku pada seluruh orang yang kucintaipun demikian
Pada yang sudah wafad kutitipkan tahsin, solawat,dan segala kebaikan yang amalku untuk dihibahkan pada yang kucintai namun telah menghadapMu...
Kakek, nenek, paman, pak dhe, bu dhe, bibi, beserta ahli warisnya yang jua sudah tiada...
Dan jua Bapak akhmad Nasirin...ayah kawanku yang tiada namun entah kenapa sejak kewafadannya doaku selalu mengalir untuknya walau tiada ikatan saudara ataupun makhram...
Beliau sudah kuanggap ayah walau bukan ayahku...
Lapangkan kuburnya ya Rabb...
Kau tahu...
Terkadang aku cengeng...
Air mataku jatuh bercucuran
Saat aku mengenang nama-nama orang yang aku cintai...
Adek, ibu, ayah, keluarga, sahabat karib, dan seseorang...
Maaf bila kadoku tak seindah barang mewah atau apapun
Maaf atas sikapku yang terkesan acuh
Kau tahu...
Tanpa kau tahu....
Di atas air mata yang selalu bercucuran, di atas keridhoan hati yang tulus
Kuberikan kau kado surat Ar-Rahman tiap hari kecuali hari tertentu yang membuatku tak bisa membaca ayat suci
Agar Tuhan senantiasa melimpahkan kasih sayangNya untukmu...
Agar kebahagiaan selalu menyelimutimu...
Maafkan aku ya, kau tahu...
Cintaku tak akan pudar oleh waktu....
Kasihku tak akan lengkang oleh apapun sekalipun engkau mencintaiku atau tidak...
Cinta bukan seberapa banyak engkau menerima melainkan seberapa banyak engkau memberi?, Cinta adalah tentang seberapa banyak kau berkorban untuk yang kau cintai...
Setidaknya, bila aku tak bisa memberimu hadiah barang setiap hari, hadiah doa selalu kuberikan untukmu diatas takbir cintaku...
Cinta ini bertasbih bersemayam dalam kalbu...
Doaku akan selalu menggema tanpa mengharap balasan darimu...
Sekalipun engkau tak tahu
Semoga kebahagiaan, rizki, dan keberkahan senantiasa tercurahkan untukmu...
Ya Rabb...
Bahagiakan orang-orang yang aku cintai
Berikan nikmat umur panjang, kebahagiaan, kecukupan, rasa syukur dan kenikmatan abadi di akhiratMu...
Ya rabb...
Aku yakin bahwa suatu saat nanti...
Akan kau kirimkan pangeran yang menerimaku, keluargaku dengan baik...
Yang mencintaiku dan rela berkorban untuk membahagiakanku...
Ya Rabb...
Pilihkan aku seseorang yang baik menurutMu untuk duniaku dan akheratku.
Aku tak akan meminta si A atau si B...
Karena aku tahu bahwa yang terbaik menurutku belum tentu baik untukku
Namun yang terbaik menurutMu sudah pasti baik untukku...
Bila aku mencintai seseorang maka cintaku tulus tanpa menuntut sedikitpun balasan darinya...
Seandainya kau takdirkan dia untukku, segala puji bagimu ya Rabb...
Dan seandainya tak kau takdirkan dia untukku, segala puji bagimu ya Rabb...
Karena hati ini yakin...
Apapun yang kau berikan adalah yang terbaik untukku...
Karena puncak rasa cinta pada Rabb Semesta Alam adalah memberi tanpa menuntut balasan...
Terimakasih Tuhan atas apa yang kau berikan untukku J
Sungguh kau betapa baik terhadapku...
Bahkan aku tak mampu menghitungnya....
Bila oksigen itu dinominalkan, aku tak tahu mungkin aku tak mampu membayarnya...
Bila air itu dinominalkan, mungkin aku tak sanggup membayarnya...
Namun...
Engkau begitu baik ya Rabb...
Kau mencontohkan pada hambaMu
Bahwa memberi itu tulus tanpa menuntut balasan...:)


Tidak ada komentar :