HALIMAH BINTI MASDARI

Senin, 09 Juli 2018

WANITA IDAMAN ALA FATHUL MU’IN


WANITA IDAMAN ALA FATHUL MU’IN



Dunia adalah perhiasan…
Sebaik-baik perhiasan adalah wanita solekhah…J
Wanita solekhah adalah idaman        
Sebab memandangnya engkau menemukan kesejukan
Dan tatkala engkau mendengarkan perkataannya, maka engkau menemukan ketenangan
Dan jika engkau menyaksikan sikapnya, engkau temukan ketentraman.
           
            Setiap lelaki tentu menginginkan pasangan ideal yang mampu menemani perjuangannya baik dalam suka maupun duka dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Pasangan ideal yang diharapkan untuk melengkapi kehidupan laki-laki itu bernama wanita. Wanita adalah sosok dibalik hebatnya seorang laki-laki. Dibalik pemuda yang hebat, ada seorang ibu yang hebat. Dibalik sosok suami yang hebat, ada istri yang mendukung di belakangnya. Lelaki, perlu engkau ketahui bahwasannya wanita tercipta dari tulang rusukmu. Wanita itu penuh dengan kelembutan karena ia tercipta dari tulang rusukmu. Maka dari itu, ketika ia salah nasehatilah dengan kelembutan dan kasih sayang, jangan menggunakan kekerasan apalagi kekasaran. Mengapa? karena tulang rusuk bila diluruskan dengan keras akan patah, maka ketika bengkok, luruskanlah pelan-pelan yakni dengan kelembutan dan kasih sayang.        
            Setiap orang memiliki kriteria masing-masing untuk menentukan pasangan hidupnya yang ia pilih untuk menjalani hidup bersama menghabiskan masa tua bersama melalui suka duka kehidupan.  Adapun kriteria wanita idaman untuk dipilih menjadi seorang istri menurut versi Fathul mu’in adalah:
  1.  Wanita yang kuat agamanya
Pilihlah wanita yang agamanya bagus yakni yang luas ilmu pengetahuan agamanya dan bagus budi pekertinya.
Wanita Dayyinah (yang kuat agamanya) yang adil budinya adalah lebih utama dinikahi daripada wanita fasiq”.
  1.   Wanita Nasibah (Keturunan dari Nasab Orang Sholeh-Solekhah)
Pilihlah wanita yang terlahir dari kalangan orang-orang soleh. Mengapa? Sebab anak sholeh in syaAllah juga sholekhah, dan ia akan melahirkan generasi yang soleh solekhah untukmu. Sedangkan anak yang soleh solekhah akan menjadi tabungan bagimu di alam barzah ketika engkau telah tiada sebab doa anak soleh solekhah akan selalu mengalir untuk kedua orangtuanya.
Wanita nasibah yaitu yang bernasab mulia karena dari keturunan ulama atau orang-orang yang soleh adalah lebih utama untuk dinikahi daripada wanita lainnya”.
  1.   Wanita yang cantik sehingga menyejukkan ketika dipandang.
Pada hakekatnya semua wanita adalah cantik. Namun cantik yang dimaksud di sini adalah wanita yang cantik ketika engkau memandangnya sehingga menyejukkan hatimu. Misalnya, senyumnya yang indah, hidungnya yang mancung, matanya yang lentik, bodynya yang proporsional, bibirnya yang belah jambu dan sebagainya. Di kitab Fathul mu’in dijelaskan keutamaan menikahi wanita yang cantik:
Wanita yang cantik itu lebih utama untuk dinikahi, karena berdasarkan hadits wanita yag bagus adalah wanita yang menyejukkan ketika dipandang”.  
  1.  Wanita kerabat jauh dari nasab sendiri lebih utama daripada kerabat dekat atau bukan kerabat.
Wanita kerabat jauh dari nasab sendiri lebih utama daripada kerabat dekat atau bukan kerabat”.
Pernyataan dari kitab Fat’hul mu’in tersebut benar dan terbukti secara ilmiah. Pernikahan dengan kerabat dekat kurang bagus karena melemahkan syahwat saat bersetubuh sehingga anak yang dilahirkan kemungkinan kurang sehat atau rentan terhadap penyakit bahkan bisa pula mengalami kelainan mental ataupun cacat fisik. Semakin jauh hubungan kekerabatannya, maka tingkat syahwat saat bersetubuh semakin kuat sehingga anak yang dihasilkan pun lebih bagus.
Yang dimaksud wanita kerabat adalah saudara sepupu (anak paman) baik dari pihak ayah maupun ibu. Kendati demikian pernikahan dengan sepupu diperbolehkan sebagaimana Rosulullah saw yang menikahi Sayyidah Zainab RA (putri pamannya).
Wanita bukan kerabat (wanita ajnabiyyah) lebih utama daripada kerabat dekat”.
  1.  Wanita gadis
Wanita gadis lebih utama daripada janda”
Hal itu lantaran vagina wanta gadis (perawan) belun pernah disetubuhi laki-laki lain. Vagina gadis lebih kuat tegangannya daripada janda karena vagina perawan belum pernah melakukan hubungan seksual.
  1.  Wanita yang banyak keturunan dan berjiwa keibuan
Wanita yang banyak keturunan dan berjiwa keibuan adalah lebih utama karena terdapat perintah untuk mengawininya”
Wanita yang banyak keturunan akan banyak memberikan banyak keturunan untukmu sehingga engkau dapat memiliki keturunana yang soleh solekhah untuk kau didik dan kau ajarkan dengan baik. Wanita yang berjiwa keibuan akan menjadi madrosah yang baik untuk anak-anakmu. Ia akan lemah lembut dan sabar serta penuh kasih sayang dalam mendidik anak-anakmu.
  1.  Cerdas dan berakhlak baik
Yang lebih utama lagi, hendaklah wanita itu berakal cerdas dan bagus budinya, hendaknya pula tidak telah mempunyai banyak anak dari suami terdahulu kecuali demi kemaslahatan”.
Mengapa dianjurkan memilih wanita yang cerdas? Karena wanita yang kau nikahi adalah madrosah pertama bagi anak-anakmu. Wanita yang cerdas akan melahirkan generasi yang cerdas. Secara genetika, kecerdasan seorang anak diturunkan dari genetik kecerdasan Ibu 70%, sisanya 30% ditentunkan oleh faktor lingkungan. Wanita yang cerdas, dengan kecerdasannya akan mendidik anak-anakmu dengan baik dan penuh kasih sayang sehingga melahirkan generasi yang cerdas lagi soleh solekhah.
           
            Dalam Syarah Al Minhaj, guru kita berkata: “Apabila bersilangan antara sifat-sifat tersebut, maka yang dzahir adalah secara muthlak didahulukan memilih agama, kemudian akal (kecerdasan), kemudian budi bagus, kemudian kemampuan berketurunan, kemudian nasab, kemudian gadis, dan kecantikan. Sedangkan dalam syarah Al Irsyad, guru kita memantapi memenangkan memilih kemampuan berketurunan daripada kecerdasan akal.”

Sebagaimana wanita idaman, lelaki idaman untuk dijadikan pendamping hidup adalah sebagai berikut:
  1. Pilihlah yang kuat agamanya
Pilihlah lelaki yang kuat agamanya (luas pengetahuan agamanya, bagus budi pekertinya).
  1. Berasal dari keturunan orang baik (nasab dari keturunan orang soleh-solekhah).
  2. Lelaki yang tampan sehingga sejuk dipandang
  3. Lelaki kerabat jauh lebih diutamakan daripada kerabat dekat
  4. Lelaki perjaka (belum pernah berhubungan seksual ataupun belum pernah menikah sebelumnya/ tidak duda)
  5. Wanita berjiwa kepemimpinan yang baik mampu membimbing dengan baik, mampu melindungi, dan mampu mengayomi serta mengimami sang istri dengan membawanya pada jalan hidup yang diridhoi Allah swt.
  6. Lelaki yang cerdas sebab pemimpin yang cerdas akan memimpin makmumnya dengan baik.

Demikianlah materi wanita idaman ala Fathul Mu’in, kriteria tersebut adalah dianjurkan karena keutamaannya untuk kemaslahatan dalam berumah tangga. Akan tetapi pilihan kembali pada yang menjalani hidup rumah tangga, alangkah baiknya diprioritaskan yang bagus agamanya lagi bagus budi pekertinya. Selebihnya adalah pertimbangan sunnah. Ketika engkau memilih agama di atas pilihan yang lain, in syaAllah kehidupan rumah tanggamu selamat dunia akherat. Semoga tulisan ini bermanfaat, kurang lebihnya penulis mohon maaf. Semoga tulisan ini menjadi amal jariyah penulis yang menemani penulis saat kelak sudah tiada (di alam barzah). Salam takdim penulis pada guru-guru penulis, penulis dapat memperoleh ilmu lantaran jasa seorang guru. Semoga guru-guru penulis senantiasa dimudahkan jalan hidupnya dan diselimuti dengan keberkahan, dipenuhi dengan nikmat rizki, nikmat sehat, nikmat ilmu, dan nikmat ibadah sehingga kelak akhir hayatnya tetap iman, tetap islam, dan khusnul khotimah. Aamiin.  

Sumber:
Kitab Fathul Mu’in Bab Nikah.       

Bila engkau bukan anak raja, menulislah dan berkarya
Karena tulisanmu itulah yang akan dikenang sepanjang masa                                    

           

Tidak ada komentar :