HALIMAH BINTI MASDARI

Senin, 13 Juli 2020

ASUS VivoBook S14 S433, Laptop Andalan Pilihan Generasi Muda


ASUS VivoBook S14 S433, Laptop Andalan Pilihan Generasi Muda
*****    
Oleh: Dewi Nur Halimah         

Gambar 1. ASUS VivoBook S14 S433 Gaia Green
(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 



Gambar 2. ASUS VivoBook S14 S433 Indie Black 
(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 

Gambar 3. ASUS VivoBook S14 S433 Resolute Red 
(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 

Gambar 4. ASUS VivoBook S14 S433 Dreamy Silver 
(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 

            Sebagai produsen laptop terlaris di Indonesia, ASUS cerdas dalam mengambil peluang bisnis dengan melihat data jumlah penduduk Indonesia, terutama jumlah generasi muda dan penduduk usia kerja. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk yang ada di Indonesia, data terakhir tercatat pada tahun 2015 sebesar 238.518.000 jiwa di Indonesia. Diproyeksikan pada 2020 akan meningkat sebanyak 271.066.000 jiwa. Jumlah penduduk di  Pulau Sumatera pada 2015 sebanyak 55.272.000 jiwa dan di 2020 diproyeksikan akan sebanyak 59.337.000 jiwa. Sedangkan di Pulau Jawa pada 2015 sebanyak 145.143.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat sebanyak 152.449.000 jiwa. Bali dan Nusa Tenggara memiliki 14.108.000 jiwa di 2015 dan 2020 akan meningkat sebanyak 15.047.000 jiwa. Untuk Pulau Kalimantan pada 2015 sebanyak 15.343.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat sebanyak 16.769.000 jiwa. Sulawesi di 2015 sebanyak 18.724.000 jiwa dan di 2020 sebanyak 19.934.000 jiwa. Kemudian di Maluku pada 2015 sebanyak 2.848.000 jiwa akan meningkat di 2020 pada 3.110.000 jiwa. Sementara di Papua pada 2015 sebanyak 4.020.000 jiwa dan di 2020 akan meningkat 4.417.000 jiwa.
Data presentase penduduk Indonesia berdasarkan jenis kelamin baik tahun 2016, 2017 maupun 2018 masih sama, yaitu didominasi oleh penduduk laki-laki sebanyak 50,24 persen. Sedangkan untuk penduduk perempuan sebesar 49,76 persen. Penduduk umur 15 tahun ke atas juga mengalami pertumbuhan di Indonesia. Data hingga Agustsu 2017 penduduk umur 15 tahun ke atas sebanyak 192.079.416 jiwa dan data Agustus 2018 sebanyak 194.779.441 jiwa. Sedangkan angkatan kerja yang bekerja data per Agustus 2017 sebanyak 121.022.423 jiwa dan per Agustus 2018 sebanyak 124.004.950 jiwa. Ini adalah peluang besar bagi ASUS untuk berinovasi menciptakan produk baru yang dibutuhkan pasaran, terutama generasi milenial dan angkatan kerja. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, ASUS menghadirkan inovasi baru yang fresh dan trendy yakni ASUS VivoBook S14 S433. Jika ASUS Zenbook diperuntukkan untuk konsumen profesional, ASUS VivoBook S14 resmi diluncurkan ASUS sebagai laptop khusus untuk anak muda dengan warna yang stylish, modern, dan sangat trendy sesuai selera generasi muda. ASUS juga menyematkan performa yang powerful di laptop ASUS VivoBook S14 S433, baik dari segi prosesor dan grafisnya sehingga lebih menarik konsumen.
Adapun keunggulan dari ASUS VivoBook S14 S433 diantaranya:
1.      Warna Colourful dan Trendy
ASUS VivoBook S14 S433 hadir dengan 4 pilihan warna yakni Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red disesuaikan dengan kepribadian masing-masing pengguna. Misalnya saja, jika kamu seseorang yang berkepribadian bold dan tegas, mungkin akan menyukai warna terang seperti Gaia Green atau Resolute Red. Sebaliknya, jika kamu lebih suka dengan gaya yang kalem dan terkesan misterius - elegan, warna Dreamy Silver atau Indie Black bisa menjadi pilihan yang tepat.     







Gambar 5. Berbagai Jenis ASUS VivoBook S14 S433


2.      Desain Modern
ASUS VivoBook S14 S433 didesain khusus dengan bodi yang tipis dan ringan sesuai selera generasi muda yang modern dan ringkas. ASUS VivoBook S14 S433 hanya memiliki bobot 1,4 kilogram. Bahkan ketebalannya cuma 15.9 mm. Dengan begitu, kamu bisa membawa laptop ASUS ini kemana pun dengan mudah bahkan menggunakan tas berukuran kecil sekali pun. ASUS VivoBook S14 S433 ini juga mempunyai layar seluas 14 inci yang didesain dengan teknologi NanoEdge Display. Teknologi ini menghadirkan layar yang eksklusif dimana punya bazel yang sangat tipis. Teknologi ini juga bisa menghasilkan layar dengan screen-to-body-ratio hingga 85%. NanoEdge Display inilah yang membuat desain keseluruhan bodi laptopnya menjadi lebih ringkas. Layar ASUS VivoBook S14 S433 didesain dengan memproduksi warna color space sRGB sampai 100%. Bukan hanya itu, ASUS VivoBook S14 S433 ini juga mempunyai sudut pandang yang lebar hingga 178 derajat. Ini sangat cocok dengan kebutuhan generasi muda, desain yang modern terlebih bila profesi pemuda sebagai content creator, youtuber, ataupun content writer.
Gambar 6. Tampilan ASUS VivoBook S14 S433 Dreamy Silver (Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 

3.      Kelengkapan Fitur dan Keamanan Terjaga
ASUS VivoBook S14 S433 hadir dengan menyematkan fitur fingerprint (sidik jari). Dengan fitur ini, penggunanya tidak perlu repot mengetikan password untuk masuk ke sistem Windows, cukup letakan jari kamu dan bisa langsung masuk ke sistem Windows dengan cepat tanpa lelet. Kabar bahagianya,  sistem fingerprint ini juga terintegrasi dengan fitur Windows Hello pada Windows 10. Windows Hello yang ada di Windows 10 ini bisa meng-unlock dan mendeteksi fingerprint lebih baik dan lebih cepat. Hasil deteksi sidik jarinya lebih akurat, sehingga sistem keamanannya pasti terjaga. Jadi, kamu tidak perlu khawatir soal keamanan data yang ada di laptop ASUS VivoBook S14 S433 ini.  Fitur ASUS VivoBook S14 S433 ini juga dilengkapi fitur fast charging sehingga proses charging lebih cepat. 
Gambar 7. Fitur ASUS VivoBook S14 S433 Indie Black(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 


4.      Konektivitas Jaringan Internet Terbaik
Di era digital ini, hamper setiap orang membutuhkan konektivitas jaringan internet, terlebih anak muda yang punya banyak aktivitas. Internet sudah menjadi kebutuhan primer dan tidak bisa ditinggalkan. Karena kebutuhan tersebut, makanya ASUS bersama Intel memberikan konektivitas terbaik untuk menunjang internet yang lebih cepat, yakni dengan kehadiran WiFi 6 (Gig+). Apa bedanya WiFi 6 (Gig+) dengan WiFi versi sebelumnya?. Perbedaannya adalah WiFi 6 ini bisa melakukan transfer data dengan sangat cepat. Bahkan, WiFi 6 ini diklaim bisa melakukan transfer data yang lebih tinggi yaitu hingga tiga kali lipat, kapasitas jaringan hingga empat kali lipat lebih banyak, dan latency hingga 75% lebih rendah. Selain itu, ASUS VivoBook S14 S433 ini juga dibekali dengan berbagai port USB yang cukup memadai, seperti USB 3.2 (Gen 1) Type-C. Untuk USB 3.2 (Gen 1) Type-C ini diklaim bisa melakukan transfer data lebih cepat dan lebih baik.    
Gambar 8. ASUS VivoBook S14 S433 Resolute Red
(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 


5.      Performa Kencang dan Dilengkapi Speaker Premium
Performa di ASUS VivoBook S14 S433 hadir dengan performa OKE yang ditenagai oleh Intel Core 10th Generation yang hemat daya, terbaru dan tergahar. Ada dua pilihan prosesor di ASUS VivoBook S14 S433, yakni Intel® Core™ i5 dan Intel® Core™ i7. Meskipun prosesornya berbeda, namun kapasitas RAM-nya sama di 8GB DDR4. Selain itu, performanya juga diperkuat dengan kehadiran storage yang memadai, 512+32GB M.2 PCIe NVME Intel Optane SSD. Sedangkan untuk GPU-nya ada NVIDIA GeForce MX250 dan Intel UHD Graphics. Selain itu, ASUS menyematkan juga speaker premium Built-in speaker yang sudah bersertifikat Harman Kardon, sehingga suara yang dihasilkan oleh speaker di laptop ini sangat baik, terlebih jika kamu hobi mendengarkan lagu lewat laptop.           
Gambar 9. ASUS VivoBook S14 S433 Gaia Green(Available at: https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=fe8e3e7431bc484f965c218b1a4acd73). 

Nah, sekarang sudah tahu keunggulan ASUS VivoBook S14 S433 bukan?. Jadi tunggu apalagi? Jadikan ASUS VivoBook S14 S433 sebagai laptop pilihan andalan yang dapat kamu pertimbangkan ketika membeli laptop baru. Keunggulan tampilan colourful, trendy, desain modern, kelengkapan fitur, konektivitas terbaik, keamanan terjaga, dan performa kencang bakal kamu dapatkan segera saat kamu memiliki ASUS VivoBook S14 S433. Tunggu apalagi, segera miliki dan rasakan keunggulannya…J     

Jumat, 10 Juli 2020

JUJURLAH DALAM MENJAWAB PERTANYAAN AGAMA ATAU MENJELASKAN SOAL HUKUM

JUJURLAH DALAM MENJAWAB PERTANYAAN AGAMA ATAU MENJELASKAN SOAL HUKUM 

*****

Oleh: Dewi Nur Halimah 




Jika ada seseorang atau sekelompok orang tanya padamu soal agama, jika kamu mengetahui dan menguasai bab itu maka jawablah dan jelaskan secara detail. Karena akan menambah pengetahuan yang tanya. TETAPI jika kamu tidak tahu jawabannya, jangan ngawur jawab ngarang. Tanpa dasar referensi, tanpa ilmu. Mengapa tidak boleh jawab ngawur, nafsiri ngawur? Karena akan menyesatkan orang yang kamu jawab. Lalu sebaiknya gimana kalau tidak tahu jawabannya?. Jawablah "Saya belum tahu. Barangkali bisa tanya yang lebih ahli, si fulan" atau jawablah "Saya belum tahu. Izinkan saya belajar lagi dan bertanya pada ulama yang mumpuni untuk mendapatkan jawabannya" atau bisa pula kamu jawab "Saya tidak tahu, mohon maaf." 

Tidak usah malu menjawab JUJUR tidak tahu/bisa, jika kamu memang tidak tahu jawaban yang benar daripada NGAWUR menyesatkan, itu dosa. Soal agama jangan gegabah. Kenapa saya sampaikan ini?. Banyak ustadz/ustadzah entah sudah baca kitab/belum, sudah berguru/ belum berani menghukumi tanpa dasar, bahkan jawabannya saya amati ngawur. Ini membahayakan ummat. Jangan nyari tenar tapi ngawur, karena kamu edan pengen dipanggil kiahi. Jangan jadi kiahi jahil yang menyesatkan. Soal hukum agama, ilmu agama kuasai dulu, atau minta fatwa ulama ahli dulu baru disampaikan. Saya pun tidak berani menjawab kalau tidak tahu. Kecuali saya sudah baca sendiri, dijelaskan bapak, tanya ulama langsung pas sowan/ phone, baru berani menyampaikan. 

Saya bukan tipikal gengsi berkata jujur. Di sini saya mengajak teman-teman buat jujur dalam menyampaikan ilmu. Saya mengamati ada yang jawab ngawur salah, kenapa saya berani menyalahkan. Kebetulan saya habis baca kitab bab itu, saya tanyakan guru dan saya tanyakan yang paham/ benar-benar menguasai. Saya suka kritis ke ahli ilmu, sebab di situ saya mendapatkan ilmu. Saya menemukan orang yang menjawab dan memberikan penjelasan fiqih dengan ngawur, mana didengarkan orang banyak pakai speaker, jawab ngawur/ngejelasin salah pula. Kan menyesatkan. Belajar dulu sampai paham dan bisa, sebelum menyampaikan. Jangan sampai demi pujian/tenar di hadapan hadirin m, demi panggung, engkau memperoleh dosa jariyah dengan menyesatkan banyak orang karena menyampaikan hukum yang salah. Jujurlah. 

Sebagian yang suka menjawab ngawur soal hukum agama karena mereka masih mengira, jika seseorang tidak tahu, lalu ia TERUS TERANG JUJUR mengatakan “saya tidak tahu“, maka sederet stigma negatif akan menempel kepadanya, seperti kurang pengetahuan, bodoh, dll. Padahal tidak demikian, beberapa ulama seperti Al Mawardi dan Al Munawi menjelaskan, justru merupakan sifat orang alim, jika ia tidak tahu maka ia terus terang. Sebaliknya sifat orang bodoh, jika ia takut mengatakan kalau dirinya tidak tahu, dan hal itu bukanlah sebuah aib.

Belajarlah dari ulama:

1. Abu Hanifah, Imam Madzhab paling tua dari empat madzhab juga pernah ditanya 9 masalah, semua dijawab dengan “la adri” (saya tidak tahu).

2. Imam Malik ditanya 40 masalah, hanya 4 yang dijawab, dan 36 masalah lainnya dijawab dengan, “la adri“ (saya tidak tahu).

Coba perhatikan, ulama besar sekelas imam mahdzab saja tidak malu untuk berterus terang mengatakan tidak tahu tatkala tidak tahu, demi kehati-hatiannya, masak kita yang pengetahuan jauh dari mereka kengalimannya tatkala tidak tahu berani ngawur, jawablah jujur saja. In syaAllah kejujuran adalah kebaikan untukmu, selamat dunia akherat.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”. (QS.al-Isra’: 36)

Kedudukan seorang alim tidak akan jatuh dengan mengatakan “saya tidak tahu“ terhadap hal-hal yang tidak ia ketahui. Ini malah menunjukkan ketinggian kedudukannya, keteguhan agamanya, takutnya kepada Allah Ta’ala, kehati-hatiannya dalam menghukumi karena khawatir menyesatkan, kesucian hatinya, sempurna pengetahuannya serta kebaikan niatnya. Orang yang lemah agamanya justru merasa berat melakukan hal itu. Karena ia takut derajatnya jatuh di depan para hadirin dan tidak takut jatuh dalam pandangan Allah. Ini menunjukkan kebodohan dan kedangkalan agamanya. Takut hujatan manusia, tidak takut pandangan Allah. 

Ulama yang sesungguhnya adalah yang ilmunya menjadikannya takut dan memiliki “khasyyah” kepada Allah SWT. Bukan dengan kebodohannya menjadikannya berkata apapun tanpa rasa takut kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang  takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ulama”. (QS.Fathir: 28)

Imam Ghazali dalam Ihya'ulumiddin mengatakan “La adri adalah setengah dari pengetahuan. Barang siapa diam karena tidak tahu dan itu dilakukan karena Allah, maka pahalanya TIDAK lebih rendah daripada mengatakan (karena dia tahu). Karena mengakui ketidaktahuan amat berat. Karena kabaikan diam disebabkan tidak tahu karena Allah adalah bentuk kewara’an (kehati-hatian) seperti mereka yang menjawab karena tahu adalah tabaru’an (pemberian).

Fenomena munculnya para ulama bodoh memang sudah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits:

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَقْبِضُ العِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ العِبَادِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ العِلْمَ بِقَبْضِ العُلَمَاءِ، حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا، فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ، فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya secara langsung dari hamba-hambaNya. Akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. Sehingga apabila Allah tidak menyisakan seorang alim pun, orang-orang akan menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin, maka ketika mereka ditanya mereka akan berfatwa dengan tanpa landasan ilmu, mereka sesat dan menyesatkan”. (Muttafaq ‘Alaih).

Berhati-hatilah dalam memberikan fatwa. Mengapa?. Karena fatwa yang salah atau penjelasan yang salah alias ngawur dalam menjawab tanpa landasan ilmu, dosanya bukan ditanggung oleh yang bertanya atau diberi fatwa TETAPI ditanggung yang menjawab atau memberikan fatwa.

Rosulullah saw bersabda:

مَنْ أُفْتِيَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ إِثْمُهُ عَلَى مَنْ أَفْتَاهُ

“Siapa yang diberi fatwa tanpa landasan ilmu, maka dosanya atas orang yang memberi fatwa”. (HR.Abu Dawud)

Semoga tulisan ini bermanfaat. Segala kebenaran datangnya dari Allah swt, segala kekurangan datangnya dari diri penulis. Kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk kebaikan penulisan selanjutnya. Tulisan ini halal untuk dishare tanpa  merubah apapun sekalipun tanpa izin penulisnya jika dirasa bermanfaat. Tulisan ini penulis persembahkan untuk orangtua penulis, para guru penulis dan kiahi penulis. Semoga rohmat Allah untuk penulis, orangtua, para guru dan kiahi penulis. Hadiah al fatekhah untuk beliau-beliau. Lahul fatekhah. Aamiin