HALIMAH BINTI MASDARI

Jumat, 15 Juli 2016

APA KONTRIBUSIMU UNTUK INDONESIA?

DIBALIK KEMERDEKAAN INDONESIA, APA KONTRIBUSIMU UNTUK INDONESIA?




*****
Assalamualaikum. Warga Indonesia…J    
Apa kabarnya? Semoga kebaikan tercurahkan untuk kita semua.

Hallo rakyat Indonesia, sudah saatnya anda bangun dari tidur dan mimpi indah. Masih ingatkah engkau tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Mereka rela mati-matian, demi mewujudkan cita bangsa, MERDEKA. Mereka rela mengorbankan jiwa raga untuk Indonesia, meninggalkan anak istri untuk memperjuangkan tanah air, mereka rela bermandikan darah untuk Indonesia. Well, jika pahlawan rela mengorbankan nyawanya untuk Indonesia, lalu apa kontribusimu untuk Indonesia?...Jawabannya hanya Tuhan dan kamu yang tahu. Apakah kita sudah merdeka? Ini memiliki jawaban yang sangat luas, bisa dijawab SUDAH dan bisa dijawab BELUM. Well…izinkanlah saya mengulasnya:
1.    Iya Indonesia SUDAH Merdeka….secara de facto Indonesia telah merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan secara de Yure Indonesia telah merdeka tanggal 18 Agustus 1945. Dan negara pertama yang mengakui Indonesia merdeka adalah Mesir. Jadi secara fisik Indonesia telah MERDEKA. Merdeka dari jajahan para kolonial dan kapitalis, merdeka untuk berdiri menjadi sebuah negara yang diakui dunia. Disini tersurat makna bahwa MERDEKA berarti bebas yakni bebas dari tekanan penjajah, bebas dari siksaan penjajah, bebas dari tindasan penjajah.
2.    Indonesia BELUM MERDEKA…Merdeka secara lahir memang sudah, namun seutuhnya BELUM. Cobalah kau amati perekonomian Indonesia, apakah kita sudah mandiri? Jawabannya BELUM. Indonesia masih belum mampu mandiri seutuhnya memenuhi perekonomian Indonesia, bahkan untuk kebutuhan pangan saja Indonesia masih Impor. Tak hanya itu, secara ekonomi Indonesiapun telah dijajah bangsa lain. Mau tahu buktinya?
  1. Kita kaya akan sumber daya alam (SDA) berupa emas, tambang emas di Papua merupakan tambang Emas yang dimiliki Indonesia, bahkan masuk dalam kategori tambang emas terbesar  di dunia. Lalu pertanyaannya adalah, kita kaya akan tambang emas, siapakah yang mengelolanya? Apakah rakyat Indonesia sendiri sehingga mensejahterakan rakyat Papua?. Jawabannya TIDAK. Kekayaan alam tambang emas kita dikuasai pihak asing. Kita warga Indonesia, hanyalah sebagai penonton, yang kekayaan alamnya dikeruk dan dikuasai oleh pihak asing. Banyak rakyat kita (rakyat Indonesia) khususnya yang berada di Papua bekerja sebagai buruh tambang emas. Hallo…kita yang punya mengapa kita yang menjadi buruh? Kita yang kaya akan sumber daya alam, mengapa kita miskin harta? Apakah pihak asing salah telah mengeruk kekayaan kita.
Benar, mereka memang salah karena mengeksploitasi yang bukan miliknya. Tapi mereka bukanlah pencuri, mereka datang kemari (ke Indonesia) pun resmi bukan illegal, melainkan atas izin Indonesia, lebih tepatnya atas izin pemerintah Indonesia. Lalu apa yang perlu kita perbaiki, bagaimana solusinya. Masak kita pemilik SDA, menjadi buruh di negara sendiri? Bagaimana solusinya?
Solusi yang saya tawarkan adalah:
Ø  Untuk pemuda Indonesia belajarlah yang sungguh-sungguh. Kalian boleh belajar secara teori, tetapi praktek lebih penting. Untuk mengasah keahlian dan bakat kalian, maka mulailah dengan terjun ke lapangan (aksi). Karena tambang emas, yang ahli adalah pakar pertambangan. Maka saran saya, untuk kalian terutama mahasiswa pertambangan (Baik Mahasiswa jurusan pertambangan dari ITB, ITS, maupun universitas/ institut lainnya), perdalam dan kuasai ilmu kalian. Kuasai teori tentang ilmu pertambangan dan praktekkan. Kalian adalah aset berharga negara, kalau bukan kalian yang mengelola pertambangan emas kita, tambang emas kita akan dikeruk perusahaan asing terus. Kita yang punya, kita sendirilah yang seharusnya mengusasai dan mengelolanya.
Ø  Bagi pemerintah, pemenrintah harus memiliki andil yang cukup besar karena pemerintah adalah policy maker yang memberikan izin pihak asing boleh masuk ke Indonesia atau tidak, yang memerikan akses pemuda Indonesia untuk berkarya atau tidak. Kepada pemerintah yang terhormat, permudah akses pemuda Indonesia, khususnya yang ahli pertambangan untuk mengelola SDA Emas Indonesia. Pekerjakan para ahli tambang Emas Indonesia yang handal-handal, gunakan rakyat sebagai pekerja tambangnya. Sehingga semua turut merasakan kenikmatannya. Jangan salah…anak Indonesiapun hebat-hebat. Mau tau contohnya BJ Habibie (Pakar Ilmu Pesawat Terbang) dari Indonesia, Ricky Elson (Teknokrat dan seorang pakar ahli penggerak motor listrik) dari Indonesia, Profesor Nelson Tansu (Pakar Nano Dunia) dari Indonesia,  Professor. Dr. Khoirul Anwar (Pakar Teknologi Informatika) dari Indonesia, dan sederet orang hebat dunia yang innovative dan kreatif. Sayangnya tak jarang pemuda-pemuda hebat Indonesia, sebagian dari mereka kurang diapresiasi untuk mengembangkan bakatnya di negeri sendiri. Mau tahu buktinya, Ricky Elso…Sang pemuda hebat dalam menciptakan mobil listrik, karyanya kurang diapresiasi pemerintah, Sri Mulyani…tidak digunakan Bank BI, Justru bekerja di Bank Dunia dan masuk dalam kategoro orang Indonesia yang berpengaruh di dunia.
  1. Kita kaya akan minyak bumi, tetapi dikuasai oleh pihak asing. Bahkan 95% minyak bumi kita dikuasai oleh Asing, miris bukan?. Sebagai contohnya adalah tambang minyak bumi di Cepu yang dikuasai oleh  asing. Ini sungguh ironis, kita yang memiliki minyak bumi mengapa tetapi dieksploitasi bangsa asing.  Inikah yang namanya “kaya tapi miskin”. Indonesia kaya akan kekayaan alam yang melimpah, tapi kita belum memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengolahnya.
Bagaimanakah solusinya?, ini solusi yang saya tawarkan:
Ø  Bagi mahasiswa jurusan pertambangan, khususnya mahasiswa yang mengambil konsentrasi pada inyak bumi. Perdalam ilmu kalian, kuasai ilmu yang kalian pelajari, praktekkan dan applikasikan untuk mengelola SDA Migas di Indonesia. Kau tak bisa berjalan sendiri, rangkulah pemerintah dan masyarakat untuk berkarya.
Ø  Bagi Pemerintah, berilah akses pemuda Indonesia untuk berkarya. Biarkan SDA Indonesia dikelola oleh orang Indonesia sendiri. Buatlah kebijakan yang melindungi SDA Indonesia dan tujuannya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia. Kalau SDA dikuasai Asing, sedangkan rakyat sendiri menjadi buruhnya…apa itu mensejahterakan rakyat. Pikir ulang Pak, apakah di balik kebijakan SDA Tambang Emas dan tambang minyak bumi ada konspirasi atau hal tertentu yang disembunyikan pemerintah pada rakyat Indonesia dengan pihak Asing?. Alangkah baiknya, kebijakan yang diambil dan alasannya disampaikan secara transparan agar rakyatpun tahu, sehingga prasangka burukpun terhindari. Dan kita bersama-sama membangun Indonesia menjadi lebih baik.
  1. Indonesia adalah negara maritim. Dimana pulau-pulau di Indonesia di apit lautan. Negara yang kaya akan ikan, udang, rumput laut, terumbu karang. Indonesia yang memiliki lautan luas dan kaya akan sumber daya laut. Tapi kita masih import ikan, tak tanggung-tanggung import ikan hingga 2000 ton, angka yang cukup besar. Ini merupakan koreksi kita bersama, bagaimana ke depannya agar kita tidak impor ikan, terlebih kita adalah negara maritim.
Solusi yang saya tawarkan agar Indonesia di masa depan lebih berdikari:
Kelestarian alam lautan perlu dijaga agar kekayaan alam lautanpun jua lestari dan dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan rakyat erutama kebutuhan dalam negeri. Hal ini perlu kerjasama beberapa pihak yakni pemerintah, industri, institusi pendidikan, masyarakat pantai/ pesisir, pengunjung pantai atau lautan, nelayan, dan pemuda Indonesia.
Ø  Pemerintah memiliki peran sebagai pembuat kebijakan sekaligus yang mendukung masyarakat serta menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lautan. Dengan laut kita lestari, maka biota lautpun terlindungi.
Ø  Industri memiliki peran besar dalam menjaga lingkungan terutama lautan. Industri atau pabrik-pabrik besar harus memiliki tenaga pengolahan limbah, sehingga dengan demikian Industri tidak membuang limbah industri ke lautan. Terlebih, limbah hasil industri tak jarang juga mengandung logam berat yang dapat mematikan biota laut termasuk mematikan ikan di laut karena keracunan logam berat yang bersifat toksik. Pembuangan limbah industri ini sangat berbahaya, tak hanya meracuni biota laut tetapi juga mengganggu kesehatan manusia. Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat kebijakan tentang larangan keras industri membuang limbangnya ke lautan, dan kebijakan ini harus tegas.
Ø  Dalam budidaya ikan, pemerintahpun perlu melibatkan kerjasama dengan institusi pendidikan. Indonesia memiliki SDM yang handal dalam bidang kelautan dan perikanan. Banyak profesor dari kampus-kampus ternama di Indonesia, khususnya dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan yang ahli dan menguasai tatacara menjaga kelestarian laut dan membudidayakan Ikan. Pemerintah, nelayan, dan institusi pendidikan khususnya bagian ilmu kelautan dan perikanan perlu bekerjasama untuk menghasilkan panen ikan yang mampu mencukupi kebutuhan konsumsi ikan dalam negeri.
Ø  Nelayan memiliki peran sebagai pihak yang memperoleh atau mengambil secara langsung hasil ikan dan kekayaan di laut. Nelayan harus mengambil ikan dan kekayaan di laut dengan cara yang ramah lingkungan, tidak menggunakan racun ikan sehingga mematikan ikan-ikan kecil.
Ø  Masyarakat pesisir atau sekitar memiliki andil dalam menjaga kelestarian laut. Mayarakat pesisir tidak membuang sampah (baik sampah organik maupun sampah anorganik) di laut. Masyarakat tidak mengambil kayu dari pohon mangruve atau tanaman pantai secara ilegal karena pohon-pohon di tepi laut berfungsi sebagai penahan abrasi.
Ø  Pemuda Indonesia bergerak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mendukung masyarakat dan nelayan dalam menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan terhadap laut.
  1. Indonesia adalah negara agraris, namun kenyataannya untuk bahan pangan kita masih impor dari negara lain. Ini sungguh ironis, bagaimana tidak?. Bayangkan saja, rakyat Indonesia yang mayoritas penduduknya sebagai petani, Indonesia sendiri masih kekurangan bahan pangan sehingga untuk memenuhinya perlu import.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilansir beberapa media online, terdapat beberapa komoditas pangan yang selalu diimpor RI. Komoditas tersebut antara lain:
1. Beras
Sepanjang tahun 2012, impor beras mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 945,6 juta. Negara terbesar yang memasok beras ke tanah air adalah Vietnam dengan total 1,1 juta ton senilai US$ 564,9 juta. Selain itu, Thailand yang telah mengimpor 315,4 ribu ton dengan nilai US$ 186,2 juta sepanjang tahun 2012. Kemudian, India dengan total beras impor 259 ribu ton dengan nilai US$ 122,2 juta, Pakistan 133,1 ribu ton dengan nilai US$ 52,5 juta, China sebanyak 3.099 ton dengan nilai US$ 11,2 juta dan negara lainnya.
2. Jagung
Pada tahun 2012, impor jagung mencapai 1,7 juta ton dengan nilai US$ 501,9 juta. Negara asal jagung impor terbesar adalah India dengan total impor 1,1 juta ton dengan nilai US$ 319 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Argentina, dengan total impor jagung ke Indonesia sebesar 286,3 ribu ton dengan nilai US$ 89 juta. Impor jagung dari Pakistan sebesar 146,2 ribu ton dengan nilai US$ 46 juta, Brazil sebanyak 74,4 ribu ton dengan nilai US$ 23 juta, dan Amerika Serikat sebanyak 44,2 ribu ton dengan nilai US$ 15,8 juta.
3. Kedelai
Impor kedelai sepanjang tahun 2012 mencapai 1,9 juta ton dengan nilai US$ 1,2 miliar. Negara asal kedelai impor terbesar datang dari Amerika Serikat dengan jumlah impor mencapai 1,8 juta ton dengan nilai mencapai US$ 1,1 miliar. Selain itu, ada Malaysia yang mengimpor 56 ribu ton kedelai impor dengan nilai US$ 47,5 ribu, Afrika Selatan sebanyak 31,5 ribu ton dengan nilai US$ 17,3 juta, Uruguay sebanyak 7,6 ribu ton dengan nilai US$ 5,2 juta dan Kanada sebanyak 7,6 ribu ton dengan US$ 4,6 juta.
4. Biji Gandum
Sepanjang tahun 2012, impor biji gandum mencapai 6,3 juta ton dengan nilai US$ 2,3 miliar. Australia merupakan negara pemasok gandum terbesar dengan total impor gandum sepanjang tahun lalu mencapai 4,4 juta ton dengan nilai US$ 1,5 miliar. Sementara itu, Kanada memasukkan gandum hingga 930,6 ribu ton dengan nilai US$ 389,5 juta. Impor gandum dari Amerika Serikat sebanyak 686,4 ribu ton dengan nilai US$ 256,4 juta, Ukraina sebanyak 30,5 ribu ton dengan nilai US$ 66 juta, dan India sebanyak 107,5 ribu ton dengan nilai US$ 34,3 juta.
5. Tepung Terigu
Impor tepung terigu yang masuk sepanjang tahun 2012 sebanyak 479,7 ribu ton dengan nilai US$ 188,8 juta. Srilanka merupakan negara pemasok utama tepung terigu dengan besaran impor 175,3 ribu ton dengan nilai US$ 80,4 juta. Selain Srilanka, impor tepung terigu juga berasal dari negara Turki sebanyak 231 ribu ton dengan nilai US$ 80,1 juta, Ukraina sebanyak 34,4 ribu ton dengan US$ 12 juta, Belgia sebanyak 9,7 ribu ton dengan nilai US$ 4,3 juta, dan Australia sebanyak 9,8 ribu ton dengan nilai US$ 4 juta.
6. Gula Pasir
Pada tahun 2012, impor gula pasir mencapai 91,1 ribu ton dengan nilai US$ 62 juta. Negara asal gula pasir impor terbesar adalah Thailand dengan total impor 60,7 juta ton dengan nilai US$ 39,1 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Australia, dengan total impor gula pasir ke Indonesia sebanyak 9,3 ribu ton dengan nilai US$ 8 juta. Impor gula pasir dari Korea Selatan sebanyak 6.440 ton dengan nilai US$ 5 juta, Malaysia sebanyak 5.800 ton dengan nilai US$ 4 juta, dan Selandia Baru sebanyak 2.900 ton dengan nilai US$ 2,3 juta.
7. Daging Sapi dan Daging Ayam
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah impor daging sapi yang dilakukan Indonesia menurun menjadi 40.338 ton di tahun 2012, dari 102.850 ton di tahun 2011. Negara asal daging sapi yakni Australia dengan volume 29,4 ribu ton nilainya 113,8 juta dolar AS. Lalu, Selandia Baru dengan nilai impor daging 35,5 juta dolar AS (9,61 ribu ton), kemudian Amerika Serikat mencapai 6,6 juta dolar AS (1,3 ribu ton), Kyrgyzstan 9.671 dolar AS (1,075 ton), dan Singapura 1.553 dolar AS (227 kg).
Tidak hanya daging sapi dan sejenisnya yang diimpor RI, dari catatan BPS terdapat impor daging ayam sebanyak 6.797 kg dengan nilai US$ 34,8 ribu sepanjang tahun 2012. Negara pemasok daging ayam impor ini hanya dua yaitu Malaysia dengan total impor sebesar 6.461 kg yang nilainya US$ 29,2 ribu, serta Belgia dengan besaran impor 336 kg senilai US$ 5.593.
8. Garam
Sepanjang tahun 2012, RI telah mengimpor garam sebanyak 2,2 juta ton dengan nilai yang mencapai US$ 108 juta. Negara pemasok garam utama adalah Australia dengan berat garam impor sebanyak 1,6 juta ton dengan nilai US$ 80,9 juta. Selain itu, India juga memasukkan garam impornya sebanyak 566 ribu ton dengan nilai US$ 25,4 juta, Selandia Baru sebanyak 1.574 ton dengan nilai US$ 596 ribu, China sebanyak 5.981 ton dengan nilai US$ 475 ribu, dan Jerman sebanyak 429 ton dengan nilai US$ 362 ribu.
9. Singkong
Sepanjang tahun 2012, impor singkong tercatat 13,3 ribu ton atau senilai US$ 3,4 juta. Hanya tiga negara yang diketahui aktif melakukan ekspor ke Indonesia di tahun lalu. Thailand memasukkan singkong ke tanah air sebanyak 6.185 ton dengan nilai US$ 1,6 juta, China sebanyak 5.057 ton dengan nilai US$ 1,3 juta, dan Vietnam sebanyak 2.048 ton dengan nilai US$ 519 ribu.
10. Kentang
Pada tahun 2012 lalu, total impor kentang sebesar 54,1 ribu ton dengan nilai US$ 36,4 juta. Negara Australia merupakan pemasok kentang terbesar dengan jumlah impor sebanyak 13,3 ribu ton dengan nilai US$ 9,9 juta. Kentang impor dari Amerika Serikat sebanyak 8.695 ton dengan nilai US$ 7,5 juta, China sebanyak 10,8 ribu ton dengan nilai US$ 6 juta, Kanada sebanyak 9,3 ribu ton dengan nilai US$ 5,8 juta, dan Saudi Arabia sebanyak 2.740 ton dengan nilai US$ 1,5 juta.
Solusi yang saya tawarkan:
Untuk mencapai kedaulatan pangan yang berkelanjutan, perlu adanya kerjasama antara beberapa pihak, diantaranya: pemerintah, petani, dan institusi pendidikan.
Ø  Pemerintah adalah pihak yang menentukan kebijakan terkait kedaulatan pangan. Pemerintah sebagai penentu harga pasar hasil panen. Pemerintah berperan dalam mengajarkan petani kita untuk lebih mencintai penggunaan pupuk organik dibandingkan pupuk anorganik.
Ø  Petani sebagai pihak yang menghasilkan bahan pangan melalui bercocok tanam di sawah ataupun berkebun. Petani alangkah baiknya bersikap open minded terhadap pengetahuan baru, dan lebih mencintai cara bertani yang ramah lingkungan. Petani mau diajak kerjasama dengan institusi pendidikan seperti perguruan tinggi dalam mewujudkan swasembada pangan.
Ø  Institusi Pendidikan (perhuruan tinggi), bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pertanian Indonesia. Indonesia memiliki banyak proffesor yang ahli dalam pertanian, alangkah indahnya bila mereka terjun langsun bekerjasama dengan petani. Mahasiswa-mahasiswa pertanian Indonesia juga banyak, alangkah baiknya mereka dapat mengaplikasikan ilmunya dengan bekerjasama dengan petani. Sungguh miris, bila hasil riset mahasiswa berhenti pada paper atau karya ilmiah yang hanya ditumpuk di gudang di perpustakaan, atau dijadikan ajang perlombaan namun tidak diaplikasikan pada masyarakat. Bermanfaat, iya bermanfaat tapi untuk dirimu sendiri yakni tidak bermanfaat untuk lingkungan, juga orang-orang di sekitarmu. Sungguh miris lagi, apabila melihat naskah skripsi yang diloakin. Susah payah penelitian, tidak diaplikasikan dan mentok di tempat loakan. Itulah alasan mengapa pentingnya kerjasama antara beberapa pihak.
e.    Indonesia dijajah secara ekonomi. Lihatlah Indonesia yang menjadi sasaran atau target pasar ekspor barang jadi dari negara maju. Hampir semua produk yang dijual dipasaran adalah produk import, dapat dilihat dari tulisannya made in China”. Tak hanya itu, mereka negara maju mengimpor bahan-bahan dari Indonesia dengan harga murah, saat mereka mengekspor produk jadi ke Indonesia mereka menjualnya dengan harga yang sangat tinggi. Sehingga pemerintah perlu menaikkan pajak import pada negara yang hendak mengeksport produknya ke Indonesia. Tanpa kita sadari, banyak diantara pebisnis yang membentuk sikap ketergantungan pada kita sehingga kita berjiwa konsumtif. Ini adalah tugas pemerintah dan pemuda Indonesia.
Ø  Pemerintah harus mendukung karya anak bangsa dan mengapresiasinya dengan baik. Dengan demikian akan menumbuhkan semangat bagi kaum pemuda untuk berkarya dan terus berkarya.
Ø  Pemuda Indonesia harus mengubah pola pandangnya dari konsumtif menjadi produktif. Bukan hanya membeli tetapi juga menciptakan innivasi. Pemuda Indonesia harus bersatu dan bersinergi membawa Indonesia yang lebih baik di masa depan. Terlebih letak maju mundurnya suatu negara terletak pada pemudanya.
Setiap kesalahan management dapat dibenahi. Yang perlu kita lakukan adalah kita menyatukan barisan dan bersinergi membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan. Mari berinovasi dan solutif terhadap setiap permasalahan. Bukan hidup namanya, bila tak ada permasalahan. Permasalahan hadir untuk diselesaikan. Bila ada masalah, janganlah hanya fokus pada akar penyebab permasalahannya, tetapi alangkah baiknya carilah solusinya. Jangan tanyakan pada negara apa yang diberikan negara padamu, melainkan tanyakan pada dirimu, apa kontribusimu untuk negara. Para pahlawan telah berjuang untuk menuju kemerdekaan, sekarang kontribusimu adalah memajukan Indonesia agar mandiri dan berdikari.
#Semangat berinovasi
#Salam Indonesia
#Muda Mulia dengan Berkarya

REFERENSI TULISAN:
Sumber Berita Tambang Emas Papua di Kuasai Pihak Asing:  
Putra, Faisal. 2015. Tambang Emas diKuasai Asing, Indonesia hanya Jadi Penonton. http://www.kompasiana.com/faisalputra/tambang-emas-dikuasai-asing-indonesia-hanya-jadi-penonton_55cc6a22907e6117085f3693. Diakses tanggal 16 Juli 2016.
Suhendra, Zulfi. 2016. Tambang Emas Freeport di Papua Terbesar di Dunia, Ini Buktinya. http://bisnis.liputan6.com/read/2491303/tambang-emas-freeport-di-papua-terbesar-di-dunia-ini-buktinya. Diakses tanggal 16 Juli 2016.
Sumber Berita Tambang Minyak Bumi Indonesia di Kuasai Pihak Asing:
Departemen Keuangan. 2008. Migas Indonesia Dikuasai Asing. http://www.anggaran.depkeu.go.id/web-print-list.asp?ContentId=412. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Harriyadi. 2012. 95% Migas Indonesia Dikuasai Korporasi Asing. http://www.kaskus.co.id/thread/519472e8601243dc70000009/95-persen-migas-indonesia-dikuasai-korporasi-asing/. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Nainggolan, Barata. 2015. Sektor Minyak dan Gas Kita Dikuasai Asing, Indonesia Kian Garing. http://www.konfrontasi.com/content/opini/sektor-minyak-dan-gas-kita-dikuasai-asing-indonesia-kian-garing. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Subardo, Raka. 2012. Siapa Pengelola BBM Bersubsidi, Pertamina atau Asing. http://www.kompasiana.com/rakasubardo/siapa-pengelola-bbm-bersubsidi-pertamina-atau-asing_550ef455a33311b02dba8399. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Sumber Berita Import Ikan Indonesia
Idris, Muhammad. 2016. Dikritik DPR Soal Impor 2.000 Ton Ikan Cakalang, Ini Respons Susi. http://finance.detik.com/read/2016/06/08/140041/3228216/4/dikritik-dpr-soal-impor-2000-ton-ikan-cakalang-ini-respons-susi. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Kemenperin. 2004. BM Impor Udang Dusulkan 40%. http://www.kemenperin.go.id/artikel/1648/BM-Impor-Udang-Diusulkan-40. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.  
Sihombing, Martin. 2016. INDONESIA IMPOR IKAN? Inilah Dasar Pemikiran Kebijakan. http://industri.bisnis.com/read/20160608/12/555570/indonesia-impor-ikan-inilah-dasar-pemikiran-kebijakan-. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Sumber berita Impor Bahan Pangan
Beranda Inovasi. 2013. 10 Bahan Pangan Indonesia Masih Import. http://berandainovasi.com/10-bahan-pangan-indonesia-masih-impor/. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.
Sari, Yoko. 2015. Mendag: 2016 RI Masih Impor Pangan.  http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20151227211740-92-100585/mendag-2016-ri-masih-impor-pangan/. Diakses Tanggal 16 Juli 2016.  

Selasa, 12 Juli 2016

HINDARI FITNAH DENGAN MEMFILTER SETIAP INFORMASI

HINDARI FITNAH DENGAN MEMFILTER SETIAP INFORMASI

Khutbah Pertama
Assalamualaikum. Wr. Wb.

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala … 
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan karunia, rahmat, hidayah, dan inayahNya sehingga kita dapat berkumpul di sini dalam menjalankan sholat jum’at dan mengikuti khutbah jum’at.  Marilah kita senantiasa menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sebagai wujud bukti cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena sesungguhnya taqwa adalah awal mula untuk mendekatkan diri pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sholawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad  Shollollahu Alaihi Wassalam, yang kita tunggu-tunggu syafa’atnya besok di yaumul qiyamah. Beliaulah yang membawa dari zaman jahiliah menuju zaman yang cemerlang, dari kegelapan menuju kebahagiaan hakiki. Baginda Rosulullah SAW adalah sosok yang memperjuangkan islam hingga dikenal ke seluruh penjuru dunia. Beliau yang rela berkorban harta, jiwa, dan pikiran demi mendakwahkan agama islam baik dalam lapang maupun sempit, baik dakwah secara sembunyi-bunyi maupun secara terang-terangan. Beliau adalah uswatun khasanah yang mengajarkan tentang akhlakul karimah. Beliau telah menunaikan amanah, memberikan nasihat kepada umat, dan berjihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sungguh-sungguh dan sebenar-benarnya. 
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala …
 Telah kita ketahui bahwasannya di era digital ini, informasi begitu mudah untuk kita ketahui. Baik melalui berita di televisi, radio, internet, whatsapp, line, facebook, twitter, maupun melalui media yang lain. Namun demikian, tidak semua informasi yang kita terima lantas kita cerna begitu saja, akan tetapi kita perlu untuk memfilter informasi tersebut dengan mencari kebenaran informasi tersebut. Sehingga kita terhindar dari fitnah sejak dimulai dari fitnah dalam pikiran.  
Kaum muslimin, sidang Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala...
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 12:
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujuraat:12)
Dalam ayat tersebut terkandung perintah untuk menjauhi kebanyakan berprasangka, karena sebagian tindakan berprasangka ada yang merupakan perbuatan dosa. Dalam ayat ini juga terdapat larangan berbuat tajassus ialah mencari-cari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain, yang biasanya merupakan efek dari prasangka yang buruk. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya: Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah seduta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara" [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari hadits no. 6064 dan Muslim hadits no. 2563].
Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, "Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik"
Ibnu Katsir menyebutkan perkataan Umar di atas ketika menafsirkan sebuah ayat dalam surat Al-Hujurat.
Bakar bin Abdullah Al-Muzani yang biografinya bisa kita dapatkan dalam kitab Tahdzib At-Tahdzib berkata: "Hati-hatilah kalian terhadap perkataan yang sekalipun benar kalian tidak diberi pahala, namun apabila kalian salah kalian berdosa. Perkataan tersebut adalah berprasangka buruk terhadap saudaramu".
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala …
Dewasa kini telah banyak kita jumpai berita yang disampaikan media dengan framing yang mampu menggiring opini masyarakat. Terlebih, banyak pula netizen yang mudah tergiring oleh framing media, sehingga tanpa mereka sadari merekapun turut serta menghujat salah satu pihak yang dianggapnya salah berdasarkan framing media, tanpa menyelidiki kebenaran berita yang disampaikan media. Perlu diketahui bahwasannya berprasangka buruk sangat dilarang agama, terlebih tanpa menyelidiki kebenarannya. Jika menghujat sesuatu yang benar adanya (ghibah) adalah dosa, apalagi menghujat sesuatu yang tanpa adanya bukti kebenarannya, maka hal itu merupakan fitnah. Sehingga sebagai ummat muslim kita dianjurkan untuk selektif dalam memilah informasi dan perlu untuk tabbayun terlebih dahulu terhadap keberadaan informasi atau berita yang diterima.
Bermula dari prasangka buruk, lalu berkembang menjadi tuduhan dusta, dilanjutkan dengan upaya mencari-cari kesalahan orang lain, berakhir dengan ghibah, ditutup dengan hujatan, cercaan dan makian. Allahu Al-musta’an, berapa banyak terminal-terminal dosa yang diciptakan oleh prasangka buruk. Hasil yang dipetik dari prasangka buruk berupa pola komunikasi yang terbangun di atas pondasi kedustaan, serang menyerang tudingan, redupnya rasa saling percaya antar sesama, kebencian, permusuhan dan saling memboikot menjadi hal yang lumrah dan biasa.
Sebagai contohnya adalah informasi yang diframing media sedemikian rupa tentang “Penggerebekan Warung Bu Saeni di Serang Banten yang Buka Warung Saat Siang Hari di Bulan Ramadhan”. Penyuguhan berita yang menampilkan framing saat Bu Saeni menangis ketika digrebek oleh Satpol PP ini menggiring opini masyarakat terutama netizen untuk menghujat Satpol PP yang tak memiliki toleransi. Tak hanya itu, netizen juga beranggapan bahwasannya Satpol PP tak berperikemanusiaan serta opini masyarakat terutama netizen yang memojokkan umat muslim yang seolah-olah haus akan penghormatan. Tak hanya menghujat Satpol PP, netizen juga menghujat Pemerintah Kota Serang yang dianggapnya otoriter, tak berperikemanusiaan dan haus akan penghormatan bahkan menutup pintu rizkinya orang lain. Selain itu, tak jarang sebagian netizen juga menyalahkan ulama’ Serang yang turut serta andil dalam pembuatan kebijakan “Penutupan Warung pada Siang Hari Saat Bulan Ramadhan”.  
Tangisan Bu Saeni ini tak hanya menuai protes dan memojokkan umat muslim yang dinilai haus akan penghormatan, layaknya “Saya sedang berpuasa, hormatilah saya”. Tak hanya itu, tangisan Bu Saeni ini juga mampu mengundang emphaty netizen untuk bersedekah padanya. Padahal, tanpa netizen ketahui dibalik kebijakan tersebut, kebijakan itu sudah ditegakkan di Serang bertahun-tahun. Pedagang makanan dilarang jualan pada siang hari, namun diizinkan jualan mulai pukul 16.00 (pukul 04.00 sore) hingga sahur. Bu Saeni ternyata tak bisa baca tulis dan beliau bukanlah orang miskin melainkan pemilik 3 warteg (pengusaha warteg) yang suaminya adalah pemain judi. Dan makanan yang disita Satpol PP, boleh diambil Bu Saeni kembali saat waktu yang diizinkan. Pada hakekatnya bantuan dana ke Bu Saeni adalah amal soleh, tetapi kearifan lokal untuk menghormati bulan Ramadhan janganlah dihilangkan dan harus tetap ditegakkan. Dengan kejadian ini, diharapkan umat islam tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang memanfaatkan kejadian tersebut. Sehingga, untuk ummat muslim sangat dianjurkan (dihimbau) untuk tetap tenang dan waspada terhadap berita yang disampaikan media, perlu diteliti kebenarannya.            
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala …
Oleh karena itu, sepatutnyalah setiap pribadi hendaknya senantiasa melakukan muhasabah ( intospeksi ) dan mawas diri terhadap setiap kata yang diucapkan atau setiap hukum yang ditetapkan bagi orang lain. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
{وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا}
“ dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”.( Al Israa’ : 36 )
Sekali lagi bahwa berprasangka buruk atau su’udzan tidaklah membawa manfaat melainkan membawa mudharat. Bahkan sebaliknya yakni su’udzan memicu adanya pikiran buruk, ghibah, perselisihan, permusuhan hingga memutus tali persaudaraan. Oleh karena itu, pada setiap muslim dihimbau untuk selektif dalam menerima informasi agar terhindar dari fitnah.


Khutbah Kedua

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala …
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan karunia, rahmat, hidayah, dan inayahNya sehingga kita dapat berkumpul di sini dalam menjalankan sholat jum’at dan mengikuti khutbah jum’at.  Marilah kita senantiasa menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sebagai wujud bukti cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena sesungguhnya taqwa adalah awal mula untuk mendekatkan diri pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sholawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad  Shollollahu Alaihi Wassalam, yang kita tunggu-tunggu syafa’atnya besok di yaumul qiyamah. Beliaulah yang membawa dari zaman jahiliah menuju zaman yang cemerlang, dari kegelapan menuju kebahagiaan hakiki. Baginda Rosulullah SAW adalah sosok yang memperjuangkan islam hingga dikenal ke seluruh penjuru dunia. Beliau yang rela berkorban harta, jiwa, dan pikiran demi mendakwahkan agama islam baik dalam lapang maupun sempit, baik dakwah secara sembunyi-bunyi maupun secara terang-terangan. Beliau adalah uswatun khasanah yang mengajarkan tentang akhlakul karimah. Beliau telah menunaikan amanah, memberikan nasihat kepada umat, dan berjihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sungguh-sungguh dan sebenar-benarnya. 
Pada hakekatnya, munculnya prasangka buruk akan memicu terjadinya dzalim sejak dalam pikiran, lalu timbulah rasa benci, menuduh hingga mencari-cari kesalahan orang lain, ghibah hingga cercaan dan hinaan. Prasangka buruk ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
1.     Berita yang diframing media sedemikian rupa shingga menimbulkan beberapa opini masyarakat termasuk menumbulkan su’udzan. Terlebih, banyak media yang mengungkap fakta hanya sebagian dan menutup sebagian lagi fakta yang lainnya. Sehingga tak jarang adanya framing oleh media ini menyebabkan su’udzan, ghibah dan perpecahan antar ummat mulim.
2.     Diri yang mudah terpengaruh dan mudah percaya terhadap informasi tanpa diselidiki kebenarannya. Sikap yang mudah percaya ini seringkali dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang menginginkan adanya perpecahan atar umat muslim dengan mengadu domba umat muslim.
3.     Pengaruh lingkungan yang buruk yakni pengaruh keluarga, teman yang menjadi pendorong timbulnya hawa nafsu terhadap keburukan.
Bilamana prasangka buruk dapat menimbulkan fitnah, maka solusinya adalah selektif dalam menerima informasi agar terhindar dari fitnah. Bilamana prasangka buruk dapat disebabkan oleh beberapa faktor pemicu, maka prasangka burukpun ada obatnya. Tips-tips untuk menghindari prasangka buruk agar terhindar dari fitnah yaitu:
1.      Selektif terhadap informasi yang diterima, tidak langsung percaya melaikan diteliti dan diselidiki terlebih dahulu akan kebenaran informasi yang diterima. Hal ini karena setiap informasi yang diterima belum tentu benar adanya, sehingga perlu untuk memfilter setiap informasi yang diterima.  Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 6:
 “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (QS. Al-Hujurat: 6) ”.
2.     Mendahulukan prasangka baik. Umar Ibnu Al-Khattab berkata, “jangan engkau berprasangka buruk terhadap setiap kata yang diucapkan oleh saudaramu, selama masih memungkinkan untuk memahaminya dengan positif.”
3.     Senantiasa berhusnudzan kepada siapapun. Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, "Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik".
4.     Fokus untuk memperbaiki diri dengan mengubah sikap buruk kita menjadi sikap yang baik. Dengan menyibukkan diri untuk intropeksi diri akan membuat waktu bermanfaat dan tiada waktu untuk mencari celah kesalahan orang lain. Abu Hatim bin Hibban Al-Busti bekata dalam kitab Raudhah Al-'Uqala (hal.131), "Orang yang berakal wajib mencari keselamatan untuk dirinya dengan meninggalkan perbuatan tajassus dan senantiasa sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri. Sesungguhnya orang yang sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri dan melupakan kejelekan orang lain, maka hatinya akan tenteram dan tidak akan merasa capai. Setiap kali dia melihat kejelekan yang ada pada dirinya, maka dia akan merasa hina tatkala melihat kejelekan yang serupa ada pada saudaranya. Sementara orang yang senantiasa sibuk memperhatikan kejelekan orang lain dan melupakan kejelekannya sendiri, maka hatinya akan buta, badannya akan merasa letih dan akan sulit baginya meninggalkan kejelekan dirinya".
Demikianlah khotbah yang saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat. Marilah kita tutup khotbah ini dengan doa bersama-sama;
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, mohon maaf
atas segala kehilafan dan kekurangan.
Assalamualaikum. Wr. Wb
         


Kamis, 30 Juni 2016

INDAHNYA BERBAGI

INDAHNYA BERBAGI

Bahagia, apakah arti kata bahagia menurutmu?. Tiap orang tentu memiliki definisi tersendiri tentang arti kata “bahagia”. Bagiku bahagia adalah manakala saat aku bisa bermanfaat untuk orang lain serta lingkungan dimana aku berada, bahagia adalah disaat aku bisa membuat orang lain bahagia karena diriku. Kebahagiaan itu akan hadir menyelimuti pikiran kita manakala kita memperbanyak bersyukur. Right? Or absolutely right?...hehe.
Sungguh, betapa rasa syukur yang tiada dapat kulukiskan, tahun ini aku masih diberi kesempatan untuk berjumpa dengan ramadhan dan semoga bisa bertemu dengan hari raya idul Fitri. Aamiin. Bulan ramadhan kali ini, sungguh terasa Indah, aku menikmati moment-moment dimana aku banyak mendapatkan hikmah yang luar biasa. Alhamdulillah Allah selalu memberikan rizki yang cukup untukku, in syallah manakala kita senantiasa bersyukur, maka kita akan bahagia.
Sampai hari ini, Jum’at 1 Juli 2016, aku masih di kota perantauan, kota Semarang…kota atlas tempat dimana aku menimba ilmu di Universitas Tercinta (Universitas Diponegoro atau lebih bekennya dikenal dengan sebutan UNDIP). In syaallah jika diridhoi, besok 2 Juli aku pulang kampung ke kampung halaman di Blora. Pulang nanti aku membawa banyak bawa’an, termasuk beberapa kado untuk kuberikan keluargaku hasil aku kerja part time sambil kuliah di Semarang. Alhamdulillah dengan senantiasa bersyukur, rizki itu selalu ada saja. Entah salary dari ngelesin, jualan, jadi reseller ataupun yang lain. Alhamdulillah uang tersebut bisa kumanage dan kubagi rata dengan baik untuk mencukupi kebutuhanku selama penelitian skripsi secara mandiri, bahkan masih bisa kugunakan untuk berbagi dengan yatim piyatu dan kugunakan untuk membelikan kado ke keluargaku. Entah mengapa, dari dulu aku mencintai yatim piyatu, fakir miskin dan dhuafa. Setiap kali bertemu mereka, air mataku terjatuh…hatiku tersentuh, dan rasanya seolah ada panggilan dan hatiku bergetar, setiap pulang dari bertemu mereka rasanya tersentuh, kagum pada mereka, dan memikirkan mereka dan bagaimana aku bisa berbagi serta bisa membantu mereka sebisaku.
Aku tak pernah cerita, kalau aku mau memberikan surprise  ke keluargaku..hehe. Aku suka tipikal yang diam-diam langsung take action, lebih romantis. Biasanya kalau aku mau berbagi atau memberikan kado ke orang selalu aku planning, tetapi aku diam…nanti tiba-tiba saja itu kado aku kirim ke orangnya beserta surat dariku atau langsung kuberikan tanpa berkata apa-apa. Inilah caraku mencintaimu dengan sederhana, berbagi diam-diam tanpa cerita dan langsung kukirim. In syallah dengan kita berbagi, rizki akan semakin berkah. Jangan pernah kawatir jikalau engkau berbagi, uangmu akan berkurang….tidak demikian, justru dengan engkau berbagi maka rizkimu akan semakin berkah. Sesuatu yang kau sedekahkan tak ada artinya dibandingkan saat engkau melihat “senyuman” dan kebahagiaan orang yang engkau beri hadiah atau engkau beri sedekah.
Pulang besok, aku sudah mempersiapkan kado baju, kerudung, jaket sepakbola, foto pemain sepakbola untuk my lovely sister (adek tercinta). Sedangkan untuk Ibu dan Bapak, aku bawakan oleh-oleh kue-kue untuk lebaran. Lumayan banyak sih, satu kardus kue-kue, dan satu kardus untuk adek tercinta…tapi in syallah bisa bawa kog. Memang jauh-jauh hari uangku sudah kutabung dan kualokasikan untuk memberikan kejutan ke keluargaku. Aku selalu teringan kata guruku: “Bersedekahlah dari orang terdekatmu hingga orang terjauhmu, jangan kebalik”. Bacalah QS. AL-BAQOROH ayat 177, maka engkau akan mengerti keutamaan bersedekah ke keluarga dan kereabat, kemudian ke yang membutuhkan.
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ ءَامَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلاَئِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَءَاتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاَةَ وَءَاتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ(177)
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.(177).
Dan coba kau pahami kat-kata berikut:

وَءَاتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ
dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya,
Disinilah, saya berusaha mengaplikasikan apa yang pernah diajarkan guru saya bahwasanyya menolong kerabat terlebih dahulu baru orang lain. Inilah yang aku prioritaskan untuk aku bantu:
1.      Keluarga dan kerabat
2.      Anak-anak yatim, piyatu, yatim-piyatu.
3.      Fakir miskin
4.      musafir (yang memerlukan pertolongan)
5.      Orang yang meminta-minta (dhuafa)
Alhamdulillah atas ilmu yang guruku ajarkan, sehingga akupun berusaha untuk mengaplikasikannya semampu yang aku bisa. Bersedekahlah semampu yang kamu bisa, bersedekah dengan ikhlas dan ceria…sesungguhnya uluran tanganmu sangat membantu oranglain. Bersedekahlah semampumu, bersedekah tak perlu menunggu kaya dulu, tetapi bersedekahlah semampumu. In syallah dengan kaya hati dan peduli terhadap sesama semampu kita, maka kelancaran dan keberkahan rizkipun mengiringi langkah kita. Niatkan bersedekah karena Allah, niatkan untuk membantu kesulitan orang lain. Niscaya, saat kamu menghadapi kesulitan maka Allah akan menolongmu. Sesungguhnya kebaikan yang kamu lakukan akan memantul pada dirimu kembali, dan kejahatan yang kamu lakukan akan memantul kembali pada dirimu, Tengoklah QS. Al Isra ayat 7;
”Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri…”.(Al-Isra’ ayat: 7).  
            Bantulah orang yang mendapatkan kesulitan semampumu, maka Allah akan menolongmu saat engkau mendapatkan kesulitan. Pedulilah pada orang lain dengan membantunya (membantu menyelesaikan permasalahannya/ mencari solusinya bukan justru mengomeli/ mengkritisi saja). Ulurkanlah tanganmu pada yang membutuhkan, karena rizki yang kau terima, harta yang kau miliki adalah titipan Tuhan, maka pergunakanlah untuk bersedekah di jalan Tuhan. Aturlah, manage-lah keuanganmu sedemikian rupa agar kebutuhanmu tercukupi semua. Berbelanjalah sesuai kebutuhanmu dan janganlah berfoya-foya. Sesungguhnya foya-foya adalah saudara setan? Tentu kau tak mau menjadi saudara setan bukan? Bila tak mau hidplah sedehana, jangan foya-foya dan boros. Uang yang kau gunakan untuk foya-foya, lebih baik engkau alokasikan untuk bersedekah ke yatim piyatu, dhuafa, fakir miskin….in syallah lebih bermanfaat dan bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain.
            Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca, mohon maaf apabila ada tulisan yang kurang berkenan di hati pembaca. Mari saling menasehati akan kebaikan, mari saling berbagi, menginspirasi, dan memotivasi terlebih sesama Muslim. Salam ukhuwah.
Wassalamualaikum…J
See you on the next writing (in syaallah)…semoga bermanfaat…J


Senin, 27 Juni 2016

BEAUTIFUL SHORT STORY (MY PHOTOS)

Assalamualaikum. Wr. Wb.
Dear kind persons around the world. How are you??    
Hopefully by reading this story, it leads you to understand what should you do before you regret it forever…J
Happy reading kind persons…J
*****

MY PHOTOS


            One day, there was a couple who loved each other, namely Halisya Masyithoh and Risky Maulana. They had built their love since their first knowing between each other. At the first, they were just friend, but over the time…they decided to be a couple because of a sameness mindset, hobbies and passion. Halisya and Risky did long distance love. Halisya was smart woman with asthonishing mindset and full of brilliant idea. Halisya was sweet girl who had so many solution when faced a problem, she was a problem solver. Not so far with Halisya, Risky was amazing man with smart thinking who took his focus on future oriented. Both of them, they had good leadership and entrepreneurship. Halisya was in central Java and Risky was in Jakarta. They were in different university. They were met so rarely, one times a year. Risky was an organization activists and Halisya was a social activists. As usually, they kept their communication through sending  messages, sending private chats, or calling up if they yearned each other’s voice. One time, Halisya told to Risky through sending chats.
“Assalamualaikum. My sweety heart…how are you at there?,”greeted Halisya.
“Waalaikumsalam. Wr. Wb. I am fine, ya Habibal Qolbi. How about you?,” asked Risky.
“Mmmm….what’s looked from my voice? Can you suppose my condition…hehe,”said Halisya.
“I believe that you’re okay at there. Your smile gives me an information that you’re okay. Miss you dear, wanna meet you…hehe,” answered Risky.
“Do you really miss me? Won’t you meet me?,”asked Halisya.
“I really miss you so much my diamond. But, please understand me…I am so busy here with so many organizations. Are you angry with me?,” uttered Risky.
“No, I am not angry to you my sweety heart. I understand you. But… I really-really wanna meet you, so miss you dear. We never meet except once a year, we do long distance, we are from different city and university. When will you give your chance to me, only once please…maybe I will never ask you again to meet me beside of once a year,” said Halisya smoothly with tears fell down on her cheek.
“Dear…why do you say like that?, I really miss you, love you over everything. I love you. You are greatest woman whom I ever know. Your idea really-really makes me so amazed, you’re a diamond in my heart. I know you miss me, I miss you too….but you know our distance, it’s so far and our rushing is full. You focus in your social project and I focus on my organization. Believe me that in 2018, after I have graduated…I’ll marry you. I won’t lose you, it’s difficult for me to find astonishing girl who supports and motivates me as always with your brilliant idea. Keep patient dear…don’t worry, I still can phone you, so you can hear my voice to salve our yearning. Love you dear…if you miss me…you can look at my photos and I can phone you. Love you,” explained Risky.
“It’s okay dear, I understand you. Be success  my sweety heart. Whatever which is happened, I always send my praying for you. You stay in my heart thirdly after my God, my parent and you. Keep your health dear. I’ll go to beautiful place and I’ll miss you forever. Thanks for loving me until now. Don’t hopeless and don’t give up to achieve your golden dreams. I am with you forever. Okay dear…if you can’t meet me, it’s no problem…I’ll look your photos. Keep my photos and look my photos when you miss me later. God bless you dear, may he always gives an easiness to your way. Wassalamualaikum…J,” said Halisya.
“Thanks ya habibal qolbi, love you forever. Miss you so much. Thanks for always understand my rushing, once again…I am sorry. Thanks for always supporting me and inspiring me, my diamond. Love you, wait me dear in 2018. Wassalamualaikum. Wr. Wb.”
            Risky didn’t know that those chats were the last message between him and her. 2 day later, Aida (Halisya’s sister) phoned Risky. Aida gave him an information that Halisya passed away. Halisya was strong girl, she always motivated and inspired people although she suffered a cancer. She kept it secretly and always looked happy and smile in front of people, no one knew her illness. At those time, Risky cried,…his tears fell down spontaneously. He regretted that he didn’t understand Halisya when she asked him to meet her. Risky ran away and fastly went to the airport to go to Halisya’s home for the last time to meet her.
In the airplane, Risky always remembered about Halisya memories, mainly about their last discussion.
“Sya…why don’t you tell me that you suffer a cancer Sya?. Why do you keep it secretly?. I know you won’t make me so worried…but please whatever what’s happened, tell me Sya…we’ll face it together. I regret…why I don’t give you a chance and I don’t meet you to fulfill our yearning. You’re strong girl whom I ever know. Sorry Sya for always asking you to understand me but actually I don’t understand your condition. I can’t meet you again Sya, it’s the last. I’ll do your message, Sya. I’ll achieve my dreams and I’ll place you as always in my heart as my motivator. I’ll never marry with other girl because this true love only for you, if I can meet you in the world, surely I’ll meet you in the hereafter. Love you Sya…I don’t know what will happen when I am without you. I still remember when you smile and ask me to be the first person in this country, I promise Sya. Do you remember Sya…that in 2018, I’ll marry you…but, I’ll marry you in hereafter Sya. Sya, you are a diamond in my heart. You realize me about the meaning of true love is sacrificing and understanding. Now and later…as your words that if I miss you, I will look at YOUR PHOTOS. Forgive me Sya, love you dear, may God gives you a gift in Jannah,” said Risky in his heart while his tears fell down gradually and he held Halisya’s photo.
*****
We never know how long our age is? We never know when do we leave the world forever. Sometimes we forget, we ask our lovely to understand us but we don’t understand them.
Sometimes we don’t realize that someone’s demand is his/ her last demand.
Sometimes we forget that we should care, communicate, behind of our yearning.
You wanna give your quality time to your lovely and draw a happiness to your lovely OR you ignore your lovely and enjoy your rushing but you’ll regret forever cause you can’t meet her/him again.    

Hopefully you can take the lesson from those story. Bye-bye…see me on next writing. Thanks…bye bye…J