HALIMAH BINTI MASDARI

Sabtu, 23 Desember 2017

DOKTER ONLINE: TEROBOSAN BARU PELAYANAN KONSULTASI KESEHATAN MASYARAKAT DAN PENDAFTARAN BEROBAT SECARA ONLINE DI ERA DIGITALISASI

DOKTER ONLINE: TEROBOSAN BARU PELAYANAN KONSULTASI KESEHATAN MASYARAKAT DAN PENDAFTARAN BEROBAT SECARA ONLINE DI ERA DIGITALISASI   
*****
Oleh: Dewi Nur Halimah, S.Si
HP. 085725784395/ Email. halimahundip@gmail.com

Di era digitalisasi kini, hampir tiap orang memiliki smartphone, bukan hanya kaum dewasa, anak-anakpun juga memiliki smartphone. Berdasarkan data dari lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Angka 100 juta lebih merupakan jumlah yang besar yakni lebih dari 40% total jumlah penduduk Indonesia. Kehadiran smartphone ini mempermudah komunikasi antar seseorang dengan yang lainnya serta membantu mempermudah kegiatan manusia yang lainnya. Beberapa contoh inovasi terkait hadirnya smartphone adalah pemanfaatan smartphone sebagai media berbagi ilmu pengetahuan, pemanfaatan socmed sebagai media bisnis, dan adanya aplikasi layanan masyarakat berbasis android seperti layanan e-business, e-commerce, e-government, dan e-learning.
Gambar 1. Data Jumlah Pengguna Smartphone di Indonesia
(Available at: https://databoks.katadata.co.id/datablog/2017/01/24/indonesia-raksasa-teknologi-digital-asia). 
Kecanggihan teknologi di era digitalisasi sebanding lurus dengan penyakit manusia yang semakin kompleks dan rumit. Hal itu tiada lain karena pola makan, makanan, dan gaya hidup manusia yang semakin jauh dari stardar kesehatan. Semakin modern, manusia semakin malas untuk memasak terlebih banyaknya layanan jasa pesan antar makanan online seperti Go-Food, GrabFood, JakFood, Klik-Eat, FoodGasm, Berrykitchen, Home Delivery Online, dan Uber Eats. Hadirnya jasa pesan antar makanan online yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja cukup dengan menekan dan mengklik tombol aplikasi di smartphone menjadikan manusia semakin memalas. Padahal makanan yang dikomersialkan rata-rata banyak mengandung bahan penyedap buatan (MSG, penyedap rasa, dan lain-lain). Tak hanya itu bahkan sebagian pedagang nakal menambahkan pewarna buatan dan pengawet makanan agar lebih lezat dan menarik konsumen.
Sebagai dampaknya, banyak dari mereka yang memilih mengonsumsi makanan instan tanpa mengindahkan kehigienis-an dan keamanan dari makanan yang dikonsumsi untuk tubuh sehingga mereka lebih mudah menderita suatu penyakit dibandingkan mereka yang memprioritaskan dengan tetap memperhatikan kandungan gizi makanan (healthy food) dan pola makan yang teratur. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat (unhealthy food and drink) ini berdampak pada tubuh yang rentan terhadap penyakit. Coba perhatikan, orang dahulu usianya panjang (rata-rata di atas 80 tahun-an), sementara orang di era modern cenderung mudah terserang penyakit dan usianya lebih pendek (rata-rata 60 tahun-an). Mengapa bisa demikian? Hal itu karena orang pada zaman dahulu mengonsumsi makanan yang masih alami dan tidak tercampur dengan bahan kimia ataupun bahan additif buatan yang berbahaya untuk kesehatan, sementara orang di era modern, hampir semua makanan yang dikonsumsi menggunakan bahan penyedap kimia (MSG, Bumbu Penyedap Rasa), bahan pewarna buatan, dan bahan pengawet buatan.  
Gambar 2. Sepuluh Penyakit Penyebab Kematian di Dunia
(Available at: https://biology.stackexchange.com/questions/16460/does-science-say-that-we-should-die). 
Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa beberapa penyakit dapat memicu kematian. Seiring dengan manusia yang rentan terserang penyakit, maka perlu peningkatan layanan jasa kesehatan masyarakat agar masyarakat mudah mendapatkan akses berobat dan konsultasi terkait kesehatan tubuhnya.  DOKTER ONLINE adalah solusi tepat menjawab keluhan masyarakat terkait penyakit yang diderita. Adapun syarat dokter untuk dapat bergabung dalam praktek dokter online adalah:
1.      Dokter yang sudah menyelesaikan pendidikan profesi dokter dan mendapatkan Surat Ijin Praktek (SIP) dari pemerintah.
2.      Dokter menangani keluhan masyarakat sesuai keahlian di bidangnya, misalnya:
  1. Dokter ortopedi menangani konsultasi keluhan masalah penyakit tulang.
  2. Dokter gigi menangani konsultasi keluhan masalah kesehatan isi mulut
  3. Dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) menangani konsultasi masalah penyakit THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan).
  4. Dan lain-lain.
3. Dokter tersebut tergabung dalam Jaringan Dokter Online Indonesia (JDOI) yang telah mendapatkan izin membuka praktek dokter online dari pemerintah serta peraturan yang terkait dengan dokter online diatur dalam undang-undang Praktek DOKTER ONLINE  
Adapun peran DOKTER ONLINE ini diantaranya:
1. DOKTER ONLINE memiliki peran untuk membantu pemerintah dalam mencapai tujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
2.  DOKTER ONLINE sebagai wadah konsultasi masyarakat secara online melalui aplikasi DOKTER ONLINE yang ada di smartphone. Masyarakat yang memiliki keluhan masalah kesehatan ringan dengan menyampaikan gejala-gejala yang dirasakan akan mendapatkan arahan dan masukan-masukan dokter sehingga pencegahan terhadap penyakit yang berbahaya dapat di hindari. Bahkan alternatif obat herbal pun bisa dilakukan untuk mengantisipasi penyakit yang diderita sebelum mendapatkan penanganan dokter.
3.  Masyarakat dapat mendaftar berobat secara online dengan dokter sesuai bidangnya melalui aplikasi DOKTER ONLINE. Sehingga ketika sampai di Klinik atau Puskesmas atau Rumah Sakit, pasien tidak perlu antri mendaftar berobat, tinggal menunggu panggilan pelayanan berobat saja. Dengan demikian pasien lebih cepat tertolong secara medis.
DOKTER ONLINE merupakan solusi jasa kesehatan yang tepat oleh dokter yang ahli dalam bidangnya. Bukan hanya itu, keberadaan DOKTER ONLINE ini pun bukan illegal melainkan sudah dilegalkan dan dilindungi dalam Undang-Undang. Jadi masyarakat tidak perlu kawatir terjadi malpraktek atau salah penanganan sebab dokter yang tergabung dalam Jaringan Dokter Online Indonesia (JDOI) adalah dokter pilihan yang tergabung melalui serangkaian proses seleksi sesuai bidang keahliannya masing-masing. DOKTER ONLINE ini diharapkan mampu mengurangi angka kematian karena pasien telat ditangani sehingga tak tertolong nyawanya. DOKTER ONLINE juga dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sehingga kehidupan masyarakat lebih baik seiring dengan kesehatan yang lebih baik.    


Tidak ada komentar :