HALIMAH BINTI MASDARI

Jumat, 01 Januari 2016

Keindahan Wanita Memiliki Pesona Tersendiri sebagai Objek Bisnis Fashion dan Kecantikan seiring Perkembangan Zaman

Keindahan Wanita Memiliki Pesona Tersendiri sebagai Objek Bisnis Fashion dan Kecantikan seiring Perkembangan Zaman

Model Baju Terbaru (www.modelbajuterbaru.net).

Mode Fashion Muslimah Terbaru (www.tokounik.info).


            Wanita merupakan makhluk Tuhan yang tercipta dengan keindahan yang sangat mempesona lengkap dengan bentuk tubuh yang menakjubkan hingga memiliki keunikan tersendiri. Berbicara soal wanita, apa sich hubungannya wanita dengan dunia bisnis??. Perlu diketahui guys, keberadaan kaum hawa ini memiliki potensi yang besar bagi para pebisnis sebagai wahana untuk meraup profit. Mereka berlomba-lomba untuk berinovasi dalam berkarya sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan wanita yang tiada habisnya. Bisnis yang menyangkut kaum wanita memang tidak pernah membosankan. Sebagai contoh adalah bisnis fashion dan kecantikan. Fashion dan kecantikan merupakan usaha yang berpeluang besar untuk perempuan. Terlebih kebiasaan wanita yang tidak segan-segan merogoh kocek yang cukup besar hanya untuk tampil cantik.   
            Kebutuhan dari ujung rambut hingga ujung kaki pada tubuh kaum wanita, semua berpotensi untuk dikembangkan menjadi bisnis. Baik di pasar kosmetik maupun dunia fashion, hal ini merupakan peluang besar yang menjajikan keuntungan ekonomi bagi para pelaku usaha. Misalkan; pada bagian rambut memacu para pemerhati kecantikan untuk berkarya membuat aneka manik-manik penghias rambut seperti penjepit rambut, bando, kunciran, pita dan lain-lain. Sedangkan bagi para produsen hijab, mereka berkreasi dengan memamerkan produk hijab dengan aneka model, motif, kreasi, bentuk sehingga menarik minat kaum hawa untuk membelinya. Yang demikian baru rambut, bagaimana dengan kebutuhan anggota tubuh lainnya, tentu sangat menakjubkan bila diulas satu persatu.
            Adanya bentuk alis yang tak sempurna, bulu alis yang tak merata, kurang melentik memacu para produsen pencil alis dalam berkarya untuk memenuhi hasrat kaum hawa yang menginginkan tampil sesempurna mungkin. Demikian halnya dengan wajah, para produsen kecantikan bekerjasama dengan salon kecantikan berlomba-lomba menyajikan penampilan yang indah dengan tampil cantik bagi kaum wanita, seperti penciptaan maskara untuk memperindah bulu mata, eyeshadow untuk mempertegas bayangan mata agar tampak indah, blasher untuk memperindah tampilan pipi menjadi merah merona, krim untuk pencerah dan pemutih wajah, handbody untuk melembutkan kulit serta kosmetik lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa wanita sangat teobsesi untuk memperindah wajah agar tampak cantik meskipun harus mengeluarkan uang yang cukup banyak dalam merawat wajah dan tubuh.
Pada semester I tahun 2013, jumlah konsumen kosmetik justru meningkat seiring dengan peningkatan harga kosmetik. Konsumsi kosmetik di wilayah urban (perkotaan) tumbuh 9,4 persen dari Rp 554 miliar menjadi Rp 606 miliar. Sementara itu, konsumsi di wilayah rural (pedesaan) meningkat lebih tinggi dibandingkan dengan perkotaan yaitu 27,5 persen dari Rp 64 miliar menjadi Rp 82 miliar. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, saat ini perkembangan industri kosmetik Indonesia tergolong solid karena terjadi peningkatan penjualan kosmetik pada 2012 14% menjadi Rp 9,76 triliun dari sebelumnya Rp 8,5 triliun. Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) memperkirakan tahun ini penjualan kosmetik dapat tumbuh hingga Rp 11,22 triliun, naik 15% dibanding proyeksi 2012 sebesar Rp 9,76 triliun.
Tak hanya memberikan dampak keuntungan ekonomi bagi para produsen kosmetik, keinginan untuk tampil cantik juga memberikan rizki yang berlimpah bagi para dokter yang memberikan pelayanan operasi plastik (oplast) untuk mempercantik wajah kaum hawa. Tanpa ragu-ragu, kaum wanita ada yang nekad melakukan oplast meskipun ia harus merogoh kocek yang sangat besar juga bertentangan dengan  ajaran agama yang melarang keras merubah bentuk tubuh.  Selama sepuluh tahun terakhir, pembesaran payudara telah disepakati merupakan prosedur bedah plastik terpopuler.   Selama sepuluh tahun terakhir, pembesaran payudara telah disepakati merupakan prosedur bedah plastik terpopuler. Survei Global ISAPS mengungkapkan tren baru dengan sedot lemak mewakili 18,8% dari semua prosedur bedah, disusul pembesaran payudara 17%, dan blepharoplasty (pengangkatan kelopak mata atas atau bawah) 13,5%, rhinoplasty (perbaikan bentuk hidung) 9,4% dan abdominoplasty ("Tummy Tuck") 7,3%.
Data statistik dari International Society of Aesthetic Plastic Surgeons (ISAPS) jua menunjukan bahwa pada tahun 2011, sebanyak 15 juta orang di seluruh dunia yang melakukan operasi plastik untuk meningkatkan penampilan mereka. Survei Global ISAPS juga menetapkan beberapa statistik penting berkenaan dengan jumlah total ahli bedah plastik bersertifikat dewan (atau setara nasional) yang berpraktek dewasa ini; diperkirakan berjumlah 30.817. Jumlah total prosedur bedah diproyeksikan 8.536.379 dan jumlah prosedur non bedah diperkirakan 8.759.187 - sehingga menambah jumlah total gabungan seluruh dunia prosedur bedah dan non bedah yang dilakukan oleh ahli bedah plastik bersertifikasi dewan menjadi: 17.295.557. 
Tak jauh berbeda dengan bisnis kosmetik dan kecantikan, bisnis di dunia fashionpun juga menjajikan keuntungan ekonomi yang menggiurkan untuk jangka panjang. Hasrat wanita yang tak pernah bosan untuk melirik tren baru fashion mendukung para desainer dan para pelaku usaha berlomba-lomba mengeluarkan produk fashion keluaran terbaru mereka. Wanita selalu ingin tampil modis dan stylist mendorong para desainer untuk terus berkreasi dalam memuaskan konsumen. Menurut research dari Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) tahun 2013, fashion menduduki urutan teratas barang yang paling sering dibeli (78%) lalu ada gadget 46% dan elektronik 43%.  Selain itu, data konsumen tokopedia menunjukkan bahwa produk yang paling banyak dibeli konsumen adalah produk kecantikan & kesehatan, lalu diikuti dengan pakaian, fashion & aksesoris, dan gadget. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa wanita adalah konsumen yang paling banyak berbelanja di Tokopedia dengan persentase 66,28 persen, sedangkan jumlah pria yang berperan sebagai pembeli adalah sebesar 33,72 persen. Tidak hanya berkontribusi sebagai pembeli, wanita yang berjualan di Tokopedia juga mendominasi dengan jumlah 55,75 persen, sedangkan pria berjumlah 44,25%. Hal ini menunjukkan dominasi wanita dalam berbelanja dan berjualan secara online.
Data-data tersebut menguatkan bahwa saat ini minat masyarakat terhadap fashion terus meningkat. Tuntutan-tuntutan tentang perkembangan di dunia Fashion terus berjalan seiring perputaran waktu dan kebutuhan. Tuntutan-tuntutan tersebut tidak sekedar karya-karya busana, akan tetapi telah merambah ke seni, pendidikan (education-entertainment/edu-tainment) dan ekonomi. Tiga komponen tersebut, kini menjadi fenomena baru dalam perkembangan Fashion/mode. Salah satu tujuan pengembangan Fashion Indonesia adalah mengupayakan peningkatan sinergi antara pemerintah, pengusaha dan industriawan garmen di Indonesia dalam menentukan arah dan rencana arah masa depan Indonesia di dunia Internasional guna mengantisipasi kegagalan koleksi Fashion menuju pasar masa depan. Perkembangan Fashion sangat cepat seiring perputaran waktu. Potensi berkembangnya industri mode di Indonesia sangat besar, walaupun memang tidak mudah karena Fashion adalah industri yang sangat ketat persaingannya sehingga pelakunya harus berlomba-lomba menyebarkan informasi untuk menarik minat pembeli sebanyak-banyaknya.

Rujukan:





Tidak ada komentar :